KEKURANGAN VITAMIN A BERPENGARUH DALAM PENYEBARAN TB DI SEKITAR PASIEN
Oleh : Andy Polhamus
Penemuan
dipublikasikan di Clinical
Infectious Diseases
mengindikasikan bahwa kekurangan vitamin A sangat memprediksi
terhadap penularan TB di masyarakat Peru (Obyek Penelitian) yang
tinggal di sekitar pasien TB.
![]() |
Gambar diambil dari https://www.google.co.id/search?q=vitamin+A&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwihiebokrDUAhUJsY8KHYUiBYoQ_AUICigB&biw=958&bih=881#imgrc=cinGoxHCOAycRM: |
“Berbagai garis
faktor pengaruh menunjukkan bahwa ada hubungan antara status
sosialekonomi dengan TB yang mungkin ditengarai oleh status gizi”
tulis Omowunmi Aibana,MD,MPH dari devisi pengobatan dalam umum di
Universitas Pusat Sains Kesehatan Texas, Houston bersama
rekan-rekannya. “Meskipun berbagai dokumen studi tentang
kekurangan mikronutrisi pada pasien TB, beberapa studi yang
sebelumnya telah ada telah menilai status gizi sebagai penentu
berkembangnya bakteri TB menjadi penyakit. Meskipun kurangnya data
mengenai resiko TB, beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan peran
vitamin A dalam merespon kekebalan terhadap bakteri".
Aibana dan rekannya
menunjukkan sebuah penelitian kasus kontrol dari 6.751 penduduk di
Lima , Peru yang serumah dan berhubungan dengan pasien TB. Peneliti
menggunakan kelas eksperimen berupa kontak keluarga yang tidak
memiliki HIV dan yang menjadi TB 15 hari atau setelahnya setelah
terdaftar. Mereka mencocokkan setiap kasus dengan 4 kelas kontrol
yang secara random dipilih dari keluarga yang kontak dengan pasien TB
dan tidak tertular TB. Kemudian
diprediksi dengan teknik odds ratio untuk TB dengan tingkat karotenoid dan
vitamin A menggunaklan teknik regresi logistik bersyarat. Penelitian
menyimpulkan, sebanyak 192 peserta berkembang menjadi TB selama masa
tindak lanjut. Aibana dan rekannya mengevaluasi 180 kelas eksperimen
dan 709 kelas kontrol yang cocok.
Pasien yang
kekurangan vitamin A itu memiliki resiko 10 kali lipat untuk tertular
TB (dibulatkan dari OR=10.53 ; 95% CI, 3.73-19.7), laporan para
peneliti. Aibana dan rekannya menggarisbawahi bahwa resiko TB
meningkat pada setiap tingkatan pada penurunan kuartil vitamin A.
![]() |
Gambar diambil dari :https://www.google.co.id/search?q=TB+citizen&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjaw6uZk7DUAhUSSo8KHeVGBT4Q_AUICygC&biw=958&bih=881 |
Kami menemukan
tingkat vitamin A diantara orang-orang yang terpapar TB di rumah
pasien sangat memprediksi munculnya kasus TB selama 12 bulan
setelahnya, bergantung pada” peneliti mengungkapkan” Jika
hubungan antara kekurangan vitamin A dan perkembangan TB terbukti
menjadi sebab-akibat, pemberian suplemen vitamin A kepada orang-orang
dengan resiko terpapar TB yang tinggi dapat menjadi solusi yang
murah, aman dan efektif dalam mencegah perkembangan infeksi TB
menjadi TB aktif”
Artikel
dialihbahasakandari
:Vitamin A deficiencylinked with TB in household contacts of patients
Tidak ada komentar:
Posting Komentar